Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan ketimpangan pendapatan di kabupaten dan kota Provinsi Jawa Tengah selama periode 2021–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah dan kabupaten/kota terkait. Variabel yang digunakan meliputi Indeks Gini sebagai variabel dependen, serta kepadatan penduduk, tingkat pengangguran terbuka, tingkat kemiskinan, dan rata-rata lama sekolah sebagai variabel independen. Data dianalisis menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM), setelah dilakukan uji Chow dan uji Hausman untuk menentukan model terbaik. Hasil estimasi menunjukkan bahwa kepadatan penduduk dan tingkat pengangguran terbuka berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan, sedangkan tingkat kemiskinan dan rata-rata lama sekolah tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,829, yang menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan variasi ketimpangan pendapatan secara kuat. Temuan ini mengindikasikan bahwa ketimpangan pendapatan di Jawa Tengah lebih dipengaruhi oleh faktor demografis dan pasar tenaga kerja dibandingkan faktor kemiskinan dan pendidikan.
Copyrights © 2026