Pelayanan rawat jalan yang efisien merupakan prasyarat mutu rumah sakit; Standar Pelayanan Minimal (SPM) menetapkan waktu tunggu maksimal 60 menit agar pasien mendapat layanan cepat, tepat, dan aman. Di RSUD Koja, poliklinik penyakit dalam menjadi layanan dengan kunjungan tertinggi (14.049 kunjungan pada Jan–Mar 2025) dengan rata-rata waktu tunggu 90–120 menit, yang mengindikasikan tantangan mutu pada titik layanan tersebut. Temuan awal survei kepuasan (n=497) menunjukkan hanya 46% pasien menyatakan puas, 30% kurang puas, dan 24% tidak puaskeluhan utama terkait lamanya antrean, keterlambatan dokter, serta informasi estimasi waktu tunggu yang kurang. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan antara waktu tunggu rawat jalan dan tingkat kepuasan pasien di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Koja. Desain penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan potong lintang, dilaksanakan di Instalasi Rawat Jalan RSUD Koja pada Juli–Agustus 2025. Sampel diambil secara accidental sampling dari pasien poliklinik penyakit dalam; besar sampel ditentukan dengan rumus Slovin, dan data dikumpulkan melalui kuesioner. Analisis meliputi deskriptif karakteristik pasien (jenis kelamin, usia, pendidikan), gambaran waktu tunggu, tingkat kepuasan, serta uji hubungan antara waktu tunggu dan kepuasan. Studi ini diharapkan memberikan bukti empiris untuk perbaikan manajemen alur pelayanan rawat jalan dan pemenuhan standar SPM, sekaligus menjadi dasar rekomendasi strategis peningkatan mutu di poliklinik penyakit dalam RSUD Koja.
Copyrights © 2026