Abstract. Tanaman organik merupakan tanaman yang diakui secara resmi oleh badan independen dan ditanam serta diolah sesuai standar tertentu untuk memastikan kualitas dan keaslian produk. Di Desa Lamedai, khususnya dalam budidaya cabai rawit, produktivitas tanaman organik masih tergolong rendah dan ketersediaan pupuk organik yang mampu memenuhi kebutuhan petani belum mencukupi, sehingga berdampak pada hasil produksi yang belum optimal dan berkelanjutan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan utama meningkatkan keterampilan petani dalam membuat pupuk organik secara mandiri dan efektif. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi mengenai manfaat dan pentingnya pupuk organik, pelatihan praktis pembuatan pupuk dari awal proses persiapan bahan dan alat, penyusunan bahan secara berlapis dan pencampuran, fermentasi yang melibatkan pembalikan bahan secara berkala, serta proses pengemasan dan penyimpanan pupuk agar tahan lama dan siap pakai. Pelatihan ini dilaksanakan langsung di Desa Lamedai agar sesuai dengan kondisi lapangan dan kebutuhan petani. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa petani mampu memahami dan melaksanakan seluruh tahapan pembuatan pupuk organik, mulai dari persiapan bahan, pencampuran, fermentasi, hingga pengemasan secara mandiri.
Copyrights © 2025