Jurnal Agro
Vol. 12 No. 2 (2025)

Penggunaan biochar sebagai solusi alternatif pengurangan pupuk anorganik pada budidaya Padi (Oryza sativa L.)

Salawati (Program Studi Agroteknologi, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Mujahidin Toli-toli, Sulawesi Tengah)
Ardan (Program Studi Agroteknologi, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Mujahidin Toli-toli, Sulawesi Tengah)
Sjarifuddin Ende (Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Alkhairaat, Palu, Sulawesi Tengah)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2025

Abstract

Pengurangan ketergantungan pada pupuk anorganik terus diupayakan untuk meminimalkan dampak negatif lingkungan dan biaya produksi usahatani padi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan biochar yang dikombinasikan dengan pupuk anorganik persentase penggunaan menurun, terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Tuweley, Tolitoli, Sulawesi Tengah, pada ketinggian 24 m dpl, berlangsung bulan Maret hingga September tahun 2023 penelitian ini menggunakan biochar dosis 10 t ha⁻¹ yang dikombinasikan dengan pupuk urea, SP-36, dan KCL. Dosis yang digunakan merujuk pada rekomendasi pemupukan padi sawah Desa Awung, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, yaitu Urea 250 kg ha⁻¹, SP-36 150 kg ha⁻¹, dan KCL 100 kg ha⁻¹. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap 6 taraf perlakuan, yang masing-masing diberi tanda: A0 = perlakuan tanpa biochar dan pupuk anorganik, A1 = penggunaan pupuk anorganik 100% tanpa biochar, A2 = biochar + 25% pupuk anorganik, A3 = biochar + 50% pupuk anorganik, A4 = biochar + 75% pupuk anorganik, A5 = biochar + 100% pupuk anorganik. Setiap perlakuan diulang 3 kali, dan masing-masing unit percobaan terdiri dari 5 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan biochar yang dikombinasikan dengan 50% pupuk anorganik dosis anjuran spesifik lokasi tidak menurunkan pertumbuhan dan hasil tanaman padi secara signifikan berdasarkan analisis ragam dan uji BNJ 5%. Hal tersebut menunjukkan bahwa aplikasi biochar dapat menurunkan penggunaan pupuk anorganik hingga 50% dari dosis anjuran spesifik lokasi. ABSTRACT Efforts to reduce dependence on inorganic fertilizers continue to be pursued to minimize negative environmental impacts and the high production costs of rice farming. This study aims to examine the effect of biochar application combined with various doses of inorganic fertilizers on the growth and yield of rice. The research was conducted in Tuweley Village, Tolitoli, Central Sulawesi, at an altitude of 24 meters above sea level (m a.s.l.), during March to September 2023. This study used a biochar dose of 10 t ha−1 combined with urea, SP−36, and KCl fertilizers. The doses used referred to the recommended fertilization for lowland rice in Awung Village, Galang District, Tolitoli Regency, namely Urea 250 kg ha−1, SP−36 150 kg ha−1, and KCl 100 kg ha−1. The study employed a Completely Randomized Design with 6 treatment levels, each labeled as: A0=control treatment (without biochar and inorganic fertilizer) A1=100% inorganic fertilizer without biochar A2=biochar+25% inorganic fertilizer A3=biochar+50% inorganic fertilizer A4=biochar+75% inorganic fertilizer A5=biochar+100% inorganic fertilizer. Each treatment was replicated 3 times, and each experimental unit consisted of 5 plants. The results showed that the use of biochar combined with 50% of the location specific recommended dose of inorganic fertilizer did not significantly reduce growth and yield of rice based on the analysis of variance (ANOVA) and the 5% Honestly Significant Difference (HSD) test. Therefore, the application of biochar can reduce inorganic fertilizer use by up to 50% of the location specific recommended dose.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

ja

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agro aims to provide a forum for researches on agrotechnology science to publish the articles about plant/crop science, agronomy, horticulture, plant breeding - tissue culture, hydroponic/soil less cultivation, soil plant science, and plant protection ...