Di era modern saat ini, stres psikologis merupakan salah satu masalah yang paling sering dialami individu, hal ini dikarenakan akibat dari tingginya tuntutan pekerjaan, tekanan sosial, serta intensitas penggunaan perangkat digital dalam aktivitas sehari-hari. Stres dapat mempengaruhi pola tidur dan kualitas tidur yang pada akhirnya berdampak pada kesehatan fisik maupun mental. Penelitian ini bertujuan untuk dampak stres psikologis terhadap pola dan kualitas tidur dengan metode Explainable Boosting Machine (EBM) metode ini dipilih karena mampu memberikan hasil prediksi yang akurat sekaligus menyajikan interpretasi yang transparan mengenai kontribusi setiap variabel terhadap kualitas tidur. Data penelitian yang diolah ini melalui tahapan pembersihan, transformasi, dan pemodelan untuk mengidentifikasi hubungan antara tingkat stres dan kualitas tidur. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan negatif antara tingkat stres dan kualitas tidur, dimana stres merupakan faktor paling dominan dalam memengaruhi kualitas tidur. Model Explainable Boosting Machine (EBM) menunjukan performa yang baik dengan nilai MAE sebesar 0,12, RMSE sebesar 0,47, dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,85, yang menunjukan kemampuan model dalam menjelaskan variasi kualitas tidur secara signifikan. Oleh karena itu, pengelolaan stres menjadi aspek penting dalam upaya menjaga kualitas tidur secara optimal.
Copyrights © 2026