Digitalisasi layanan fotografi menuntut sistem informasi berbasis web yang mampu mengintegrasikan promosi, pemesanan, dan manajemen operasional secara efisien. Meskipun sejumlah studi telah mengembangkan sistem serupa, kajian sistematis terhadap tren metodologis, kerangka implementasi, dan fitur utama masih terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap 25 artikel yang diterbitkan pada periode 2020–2025. Proses kajian mengikuti tahapan planning, conducting, dan reporting berdasarkan model Kitchenham, dengan PRISMA sebagai panduan seleksi. Hasil menunjukkan bahwa metode Waterfall paling dominan (76%), diikuti Agile, Prototyping, Extreme Programming, dan R&D. PHP Native menjadi teknologi paling banyak digunakan (64%) dengan MySQL sebagai basis data utama. Fitur pemesanan online ditemukan di seluruh studi (100%), didukung oleh manajemen data pelanggan, informasi layanan, dan laporan keuangan. Fitur lanjutan seperti upload bukti pembayaran dan penjadwalan mulai muncul, namun integrasi payment gateway dan notifikasi real-time masih terbatas. Temuan ini menunjukkan peluang inovasi sistem di masa mendatang
Copyrights © 2026