Seiring berkembangnya teknologi kendaraan cerdas dan sistem transportasi masa depan, kebutuhan akan komunikasi yang efisien dan real-time antar kendaraan dan infrastruktur menjadi semakin penting. Vehicle-to-Everything (V2X) menjadi salah satu pendekatan utama untuk mendukung konektivitas ini. Penelitian ini berfokus pada evaluasi performa sistem komunikasi V2X dengan menggunakan kombinasi algoritma clustering Fuzzy C-Means (FCM) dan algoritma alokasi sumber daya Genetika. Simulasi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dinamis kanal dan posisi Base Transceiver Station (BTS) dalam dua skenario berbeda. Masing-masing skenario mempertimbangkan posisi Base Transceiver Station (BTS) dan metode perhitungan user baik yang hanya aktif maupun seluruh user sejak waktu simulasi awal. Parameter performa yang dianalisis meliputi sumrate, rata-rata data rate, spectral efficiency, power efficiency, dan fairness. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi FCM dan Genetika menghasilkan performa fairness tertinggi dengan nilai 0.3396 dalam skenario 1 untuk perhitungan user aktif. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu memberikan distribusi alokasi yang lebih adil dibanding metode lainnya. Kata kunci— BTS, V2X, Fuzzy C-Means, FCM, Genetika, Resource Allocation, Fairness
Copyrights © 2025