Fermentasi anaerob pada kopi Arabikamerupakan metode pascapanen yang menjanjikan untukmeningkatkan kompleksitas cita rasa. Namun, proses ini masihsering dilakukan tanpa pemantauan suhu dan pH secaraakurat, sehingga berisiko menurunkan mutu dan menyebabkankegagalan fermentasi. Penelitian ini bertujuan merancang danmengimplementasikan sistem monitoring berbasis Internet ofThings (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) untukmengoptimalkan proses fermentasi. Sistem menggunakanNodeMCU ESP8266, sensor suhu DS18B20, sensor pH 4502C,dan sensor kelembaban DHT22, serta diintegrasikan denganaplikasi Blynk untuk pemantauan jarak jauh melaluismartphone. Sistem dilengkapi dengan solenoid valve danbuzzer yang dikendalikan otomatis oleh logika AI berbasisambang batas. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampumemantau suhu dalam rentang fermentasi ideal, mendeteksipenurunan pH dari 6,0 ke 3,7, dan mencatat kelembabanlingkungan pada kisaran 76–87%. Saat pH turun di bawah 3,solenoid valve aktif otomatis untuk mengatur kondisifermentasi. Sistem juga berhasil mengirimkan data secara realtime ke aplikasi Blynk tanpa gangguan. Uji sensorikmenunjukkan 95% panelis lebih menyukai hasil fermentasiotomatis. Penelitian ini membuktikan bahwa sistem berbasisIoT-AI dapat meningkatkan konsistensi dan kualitas fermentasikopi Arabika..Kata kunci— Kopi Arabika, fermentasi anaerob, Internet ofThings (IoT), suhu, pH
Copyrights © 2025