Perkembangan teknologi digital telah secara signifikan mengubah cara organisasi melakukan proses rekrutmen, termasuk komunitas non formal seperti Girl Boss Indonesia, yang berfokus pada pemberdayaan perempuan. Penelitian ini bertujuan memahami dan menganalisis implementasi strategi Talent Acquisition berbasis media sosial dan dampaknya terhadap keberhasilan rekrutmen anggota. Pendekatan metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif untuk menggambarkan dan memahami secara mendalam dengan teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara mendalam, dokumentasi, dan telaah pustaka. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman, yang dimulai dengan penyederhanakan data, kemudian penyajiannya dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa media sosial memiliki peran dalam proses rekrutemen seperti Instagram, Linkedln, TikTok, dan Twitter dalam memperluas jangkauan kandidat, memperkuat branding perusahaan, dan meningkatkan efektivitas proses rekrutmen. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pengetahuan dan pemahaman mengenai strategi rekrutmen digital di organisasi masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan perempuan.
Copyrights © 2025