Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun tingkat kepatuhan perpajakan sektor ini masih tergolong rendah. Salah satu faktor utama yang memengaruhi kondisi tersebut adalah lemahnya penerapan pembukuan perpajakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif kendala yang dihadapi UMKM dalam memenuhi kewajiban pembukuan perpajakan serta implikasinya terhadap kepatuhan pajak. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah, peraturan perundang-undangan, dan laporan institusi terkait yang relevan dengan pembukuan dan perpajakan UMKM. Hasil kajian menunjukkan bahwa kendala UMKM dalam pembukuan perpajakan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi rendahnya tingkat pendidikan, usia pelaku usaha, kebiasaan usaha yang bersifat informal, budaya usaha, keterbatasan pengetahuan dan pemahaman perpajakan, serta keterbatasan sumber daya manusia. Sementara itu, faktor eksternal mencakup kompleksitas administrasi perpajakan, kualitas pelayanan otoritas pajak, kebijakan pemerintah, serta biaya pemenuhan kewajiban perpajakan. Kendala-kendala tersebut berdampak pada rendahnya kualitas pencatatan keuangan, ketidakakuratan pelaporan pajak, dan meningkatnya risiko sanksi administrasi maupun pidana. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan berupa edukasi, pelatihan, dan pendampingan pembukuan bagi UMKM agar kepatuhan perpajakan dapat meningkat secara berkelanjutan dan mendukung sistem perpajakan yang lebih inklusif.
Copyrights © 2025