Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12

Efektivitas Madu Trigona Sebagai Antibakteri Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylcoccus aureus Pada Penyakit Folikulitis Dengan Metode Difusi

Prasasti, Aura Marselia (Unknown)
Silvia, Eka (Unknown)
Utami, Deviani (Unknown)
Syukri, Dwi Marlina (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2025

Abstract

Folikulitis adalah peradangan pada folikel rambut yang umumnya disebabkan oleh bakteri, seperti Staphylococcus aureus. Penggunaan antibiotik secara berlebihan dan tidak tepat dapat mendorong terjadinya resistensi bakteri, dan Staphylococcus aureus diketahui telah mengembangkan ketahanan terhadap berbagai antibiotik.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas madu trigona terhadap Staphylococcus aureus pada konsentrasi 20%, 50%, dan 80% menggunakan metode difusi, dan untuk menilai potensinya sebagai pengbatan alternatif pada folikulitis. Dengan menggunakan metode uji difusi cakram pada media agar Mueller-Hinton, penelitian ini menggunakan desain eksperimental untuk melihat bagaimana larutan madu memengaruhi zona penghambatan Staphylococcus aureus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan madu 20% menghasilkan zona penghambatan lemah (5,6 mm), zona penghambatan sedang 50% (6,06 mm), dan zona penghambatan sedang 80% (6,5 mm). Namun, larutan madu dengan konsentrasi 50% dan 80% memiliki potensi yang lebih tinngi sebagai antibakteri pada pertumbuhan Staphylococcus aureus dibandingkan konsentrasi 20%. Aquadest, yang berfungsi sebagai kontrol negatif, tidak menunjukkan adanya zona hambat.  

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

kesehatan

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, ...