Tulisan ini berisi ulasan mengenai kondisi sosial ekonomi buruh bangunan yang bekerja pada proyek-proyek property yang semakin menjamur di kota Makassar dan juga di kota-kota sekitarnya. Data penelitian berasal dari penelitian lapangan di dua proyek peroperty yang ada di Jalan Tun Abdul Razak Kabupaten Gowa. Yaitu jalan yang menghubung kota Makassar dan kabupaten Gowa. Jalan ini juga adalah jalan yang masih menyisahkan sejarah kelam mengenai pembangunan jalan tersebut. Bagaimana banyaknya lahan warga yang dirampas dan membuat warga kehilangan mata pencaharian. Namun yang menjadi perhatian adalah sepanjang jalan ini, dipenuhi oleh proyek-proyek property yang bernilai milyaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buruh yang bekerja pada proyek tersebut adalah orang-orang yang tak memiliki lahan dan orang-orang yang merasakan betapa sulitnya mendapatkan pekerjaan saat ini di desa maupun di kota.
Copyrights © 2015