Penurunan kualitas citra bawah air akibat penyerapan cahaya, hamburan, dan hilangnya komponen warna merah semakin terlihat seiring bertambahnya kedalaman. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas empat teknik peningkatan kualitas citra, yaitu White Balance, Histogram Stretching, CLAHE, dan Gamma Correction, pada berbagai tingkat kedalaman yang tersedia dalam dataset OCEANSET (enam kategori kedalaman). Evaluasi dilakukan menggunakan dua metrik objektif, yaitu UCIQE dan UIQM, untuk mengukur perubahan kejernihan warna, kontras, serta kualitas visual keseluruhan sebelum dan sesudah pemrosesan. Hasil menunjukkan bahwa CLAHE memberikan peningkatan kontras dan ketajaman paling signifikan terutama pada kedalaman menengah hingga dalam, namun diikuti penurunan stabilitas warna. Gamma Correction memberikan performa paling konsisten di semua kedalaman. White Balance paling efektif pada kedalaman dangkal untuk mengembalikan dominasi warna, sedangkan Histogram Stretching menghasilkan peningkatan stabil tanpa distorsi warna berlebih di seluruh kategori kedalaman. Temuan ini menegaskan bahwa meskipun metode yang digunakan tergolong sederhana, performanya tetap kompetitif dan relevan sebagai dasar pengembangan teknik peningkatan citra bawah air yang lebih kompleks.
Copyrights © 2025