Serai dapur (Cymbopogon citratus) merupakan tanaman yang umum digunakan masyarakat Indonesia sebagai bumbu masakan, namun pemanfaatannya masih terbatas pada bagian batang, sedangkan daunnya belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, daun serai dapur berpotensi mengandung senyawa bioaktif, terutama flavonoid, yang memiliki aktivitas antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan flavonoid, menentukan keberadaan flavonoid secara kuantitatif, serta mengevaluasi efektivitas pelarut dalam proses ekstraksi flavonoid dari daun serai dapur.Ekstraksi daun serai dapur dilakukan menggunakan pelarut etil asetat. Identifikasi flavonoid dilakukan melalui skrining fitokimia yang ditandai dengan terbentuknya warna merah sebagai indikator hasil positif. Analisis kuantitatif flavonoid dilakukan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun serai dapur memberikan hasil positif pada uji flavonoid, yang dibuktikan dengan perubahan warna merah pada skrining fitokimia. Analisis spektrofotometri UV-Vis menunjukkan nilai absorbansi sebesar 0,834; 0,880; dan 0,889, yang mengindikasikan keberadaan senyawa flavonoid dalam ekstrak. Penggunaan etil asetat terbukti efektif dalam mengekstraksi flavonoid, sehingga mendukung optimalisasi pemanfaatan daun serai dapur sebagai sumber antioksidan alami.
Copyrights © 2025