Stunting (gagal tumbuh) merupakan masalah kesehatan global yang berakar pada masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), dimulai sejak kehamilan. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas asuhan dan luaran kehamilan adalah melalui implementasi model Continuity of Care (CoC), yang menjamin asuhan berkelanjutan dan terpadu oleh penyedia layanan yang sama atau tim yang terkoordinasi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penerapan Model CoC selama masa kehamilan dan persalinan terhadap kejadian stunting pada anak usia dua tahun. Mtode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu desain Quasy-Experimental dengan total sampel yang dibagi menjadi Kelompok Intervensi 15 responden dan 15 Kelompok Kontrol. Model CoC diterapkan sejak kunjungan antenatal trimester I hingga masa nifas dan bayi baru lahir. Variabel independen adalah Model Asuhan CoC dan Standar, dan variabel dependen adalah status stunting (diukur berdasarkan Panjang Badan menurut Usia dan Berat badan). Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher's Exact dengan tingkat signifikan 0,05. Hasil penelitian ini yaitu kejadian stunting pada Kelompok Intervensi adalah 6,7 % jauh lebih rendah dibandingkan Kelompok Kontrol yaitu 26,7% dan Hasil uji statistik Fisher's Exact menunjukkan nilai 0,04 dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari Model Continuity of Care dalam asuhan kehamilan dan persalinan terhadap pencegahan stunting. Penerapan Model ini secara signifikan berhubungan dengan penurunan risiko stunting dan dapat direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak guna memastikan asuhan yang komprehensif dan berkelanjutan di masa 1000 HPK.
Copyrights © 2025