Negara di dunia menginginkan kondisi dunia yang damai, namun perdamaian dunia dapat terwujud apabila setiap manusia dapat saling menghormati nilai keberagaman dan kebebasan. Krisis kemanusiaan di Myanmar termasuk krisis yang dipicu dari kehidupan di sektor politik yang tidak stabil yang timbul karena adanya diskirminasi. Indonesia tergabung ke dalam PBB berkomitmen dalam mempertahankan perdamaian dan keamanan global. Pada krisis kemanusiaan Myanmar, Indonesia telah melakukan berbagai upaya baik jangka pendek maupun panjang. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif yang berfokus pada dampak yang diterima Indonesia dari keikutsertaannya dalam upaya penanganan krisis kemanusiaan di Myanmar pada tahun 2017-2021 dengan pengumpulan data memanfaatkan internet-based research. Selain itu, konsep kepentingan nasional dimanfaatkan dalam penelitian ini. Penelitian ini memperlihatkan bahwa ada empat dampak yang ditimbulkan dari keikutsertaan Indonesia dalam upaya penanganan krisis kemanusiaan di Myanmar diantaranya meningkatnya citra positif Indonesia dalam jangka pendek karena kemampuannya membuka akses ke Myanmar, memperkuat perannya sebagai Mediator-Integrator dalam jangka menengah, serta menpererat hubungan bilateral Indonesia-Myanmar dan meningkatkan diplomasi Indonesia dalam menghentikan kekerasan dalam jangka panjang.
Copyrights © 2025