ABSTRAK SRIWULANDARI MERTOSONO, Analisis Faktor Penggunaan Alas Kaki Dan Kadar Glukosa Darah Dengan Risiko Luka Kaki Diabetik Di Puskesmas Telaga Biru Kab.Gorontalo. Di bimbing oleh ANDI AKIFA SUDIRMAN sebagai ketua dan NURLIA sebagai anggota. Diabetes melitus (DM) adalah penyakit kronik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi dan fungsi insulin atau keduanya. DM dibagi menjadi beberapa jenis, dengan tipe 2 paling umum, sering disebabkan oleh faktor seperti obesitas, hipertensi, dan gaya hidup. Komplikasi DM dapat mengancam nyawa, seperti penyakit jantung koroner dan gangguan pembuluh darah. DM juga merupakan penyebab utama amputasi ekstremitas bawah akibat ulkus kaki diabetik. Faktor risiko ulkus kaki diabetik mencakup kontrol gula darah yang buruk, lama menderita DM, serta penggunaan alas kaki yang tidak sesuai. Oleh karena itu, pencegahan cedera kaki sangat penting dalam meningkatkan kualitas hidup pasien. Desain penelitian adalah kuantitatif dengan study case control. Populasi DM dipuskesmas telaga biru kab.gorontalo pada januari-april 2024 berjumlah 136 orang. Teknik pengambilan sampling dengan purposive sampling sebanyak 54 orang. Analisis data menggunakan uji chi-square (a= value 0,05). Hasil rata-rata didapatkan nilai p-value=0,00 lebih kecil dari 0,05 (<0,05) sehingga dapat diartikan terdapat pengaruh penggunaan alas kaki dan kadar glukosa darah dengan risiko luka kaki diabetik di Puskesmas Telaga Biru Kab.Gorontalo. Kesimpulan : bahwa penggunaan alas kaki sesuai dan kontrol glukosa darah yang baik dapat mengurangi risiko terjadinya luka kaki diabetik. Kata kunci : Penggunaan Alas Kaki, Kadar Glukosa Darah, Risiko Luka Kaki Diabetik
Copyrights © 2025