Latar Belakang: Penyebaran narkotika sekarang sangat pesat dari kalangan orang dewasa sampai anak-anak yang kecanduan mengkonsumsi lem aibon. Penggunaan NAPZA jenis apa pun bisa berbahaya bagi remaja. Selain risiko kesehatan jangka pendek, penggunaan narkoba di kalangan remaja sering dikaitkan dengan peningkatan perilaku kesehatan yang nantinya lebih mengakibatkan ketergantungan dibandingkan pada orang dewasa dan menimbulkan masalah lain ketika dewasa. Tujuan: Mengetahui seberapa sering anak jalanan menyalahgunakan lem ambon dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode: Hasil penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi. Informan dalam penelitian berjumlah 5 orang di Panti gelandangan dan orang terlantar palembang. Penelitian dilakukan selama 3 bulan Juni-Agustus 2025. Hasil: Hasil evaluasi dari implementasi kegawatdaruratan penyalahgunaaan lem aibon pada anak jalanan menunjukkan bahwa penyalahgunaan lem aibon berdampak buruk pada kesehatan fisik, mental, dan sistem saraf, memicu halusinasi serta ketergantungan akibat penggunaan berlebihan yang dipengaruhi lingkungan, namun harapan masa depan dan penerimaan diri menjadi faktor penting dalam proses pemulihan Saran: Agar pemerintah setempat dapat melakukan program pencegahan dan intervensi untuk anak jalanan yang menyalahgunakan lem ambon dengan menerapkan terapi dan konseling. Kata Kunci: Lem Aibon, Anak Jalanan, Kesehatan Mental.
Copyrights © 2025