Latar Belakang: Tenaga kesehatan merupakan kunci utama dalam keberhasilan pencapaian tujuan pembangunan kesehatan. Tenaga kesehatan memberikan kontribusi hingga 80% dalam keberhasilan pembangunan kesehatan, jadi dalam meningkatkan kinerja maka hal dasar yaitu motivasi serta locus of control harus terus ditingkatkan. Tujuan: Mengetahui pengaruh locus of control dan motivasi terhadap kinerja perawat di RSUD Banyudono Boyolali. Metode: Desain penelitian ini menggunakan deskriptif analitik. Populasi adalah perawat di RSUD Banyudono 52 perawat berstatus PNS. Analisis menggunakan regresi linear berganda. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan 23 – 29 November 2024. Hasil: Karakteristik berdasarkan umur paling banyak pada 32-37 tahun sebanyak 22(43,1%), jenis kelamin terbanyak adalah perempuan 39 perawat (76,5 %) dan masa kerja paling banyak 3-8 tahun 29 perawat (56,9 %). Penilaian locus of control tertinggi adalah pada kategori internal kuat (65-80) yaitu sebanyak 35(68,6 %). Penilaian motivasi paling banyak cukup (66-80) sebanyak 20 perawat (39,2 %). Ada pengaruh antara locus of control dan motivasi terhadap kinerja hasil uji F terlihat bahwa untuk variabel locus of control dan motivasi terhadap kinerja memiliki nilai F sebesar 8,026 dengan nilai p value 0,01 (p value < 0,05). Saran: Hendaknya perawat menambah pengetahuan tentang pentingnya locus of control dan motivasi internal perawat untuk meningkatkan kinerja dan profesionalitas perawat,dimana kinerja perawat yang baik akan meningkatkan kepuasan klien. Kata Kunci : Locus Of Control, Motivasi, Kinerja
Copyrights © 2025