Latar Belakang: Kepatuhan kunjungan antenatal care (ANC) merupakan faktor penting dalam pencegahan komplikasi kehamilan. Promosi kesehatan oleh bidan berperan dalam meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil, namun bukti empiris pada tingkat praktik mandiri bidan (PMB) masih terbatas. Tujuan: Menggambarkan pelaksanaan promosi kesehatan dan kepatuhan kunjungan ANC, serta menganalisis hubungan promosi kesehatan oleh bidan dengan pengetahuan dan kepatuhan kunjungan ANC pada ibu hamil di PMB Palembang. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional terhadap 30 ibu hamil yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Jumlah responden merupakan total populasi terjangkau selama periode penelitian dan diposisikan sebagai studi pendahuluan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square atau Fisher Exact Test dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai promosi kesehatan dalam kategori baik (66,7%) dan memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai tanda bahaya kehamilan (73,3%). Kepatuhan kunjungan ANC ≥6 kali tercatat sebesar 60,0%. Terdapat hubungan yang bermakna antara promosi kesehatan oleh bidan dengan pengetahuan ibu hamil (p=0,031), serta kecenderungan hubungan positif dengan kepatuhan kunjungan ANC. Saran: Direkomendasikan untuk melakukan penguatan promosi kesehatan oleh bidan melalui konseling terstruktur dan media edukasi interaktif, serta peningkatan mutu layanan ANC melalui pelatihan komunikasi bidan. Penelitian selanjutnya perlu menggunakan desain longitudinal dengan sampel yang lebih besar untuk mengkaji hubungan kausal.Kata kunci: Antenatal care, Bidan, Kepatuhan, Pengetahuan ibu hamil, Promosi kesehatan
Copyrights © 2025