Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sangat penting dalam memperkuat kesetaraan gender karena mengajarkan nilai-nilai dan sikap yang mendorong keadilan dan rasa hormat antar gender dalam masyarakat. Artikel ini membahas bagaimana ide-ide tersebut diimplementasikan dalam proses pembelajaran IPS. Artikel ini menggunakan penelitian tentang strategi seperti manajemen kelas yang responsif terhadap gender dan bahan ajar yang bebas bias yang digunakan di sekolah-sekolah Indonesia untuk melawan stereotip dan mendorong partisipasi yang setara. Penelitian ini fokus pada tindakan yang dapat dilakukan, termasuk mengembangkan kurikulum yang sensitif terhadap gender, mendorong aktivitas pembelajaran aktif untuk partisipasi yang setara antara laki-laki dan perempuan, serta menggunakan konten tematik dan contoh multikultural dari dunia nyata untuk mengukur perubahan sikap terhadap kesetaraan. Kebutuhan akan dukungan kebijakan dalam pedagogi yang responsif terhadap gender ditekankan oleh studi-studi yang telah ditinjau, yang menunjukkan bahwa teknik-teknik ini meningkatkan kesadaran masyarakat dan mengurangi bias, namun kesenjangan dalam kesiapan guru tetap menjadi masalah.
Copyrights © 2025