Program pendampingan ini bermitra dengan Mutmainah Souvenir di Penaraga, Kota Bima, untuk mengidentifikasi faktor yang memengaruhi perdagangan tenun khas Bima dan merancang dukungan peningkatan produktivitas, khususnya melalui pemasaran digital. Industri tenun setempat masih didominasi produksi manual skala rumah tangga sehingga kapasitas dan daya saing terbatas. Kegiatan dilaksanakan selama dua minggu (17–28 Maret 2024) menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan kuesioner. Fokus pendampingan diarahkan pada pembangunan dan optimalisasi strategi pemasaran digital agar jangkauan pasar dan visibilitas produk meningkat. Tahapan pendampingan mencakup: (1) analisis kebutuhan; (2) perencanaan dan strategi; (3) pelatihan manajemen produksi/penjualan, pengaturan inventaris, pengendalian kualitas, serta penggunaan media sosial; dan (4) implementasi. Hasil awal menunjukkan perbaikan manajemen produksi/penjualan dan praktik promosi melalui media sosial di Mutmainah Souvenir; trafik pengunjung meningkat meski kenaikan penjualan belum terbukti secara statistik dalam horizon studi. Studi ini mengindikasikan bahwa pendampingan terarah pada kapasitas manajerial dan pemasaran digital berpotensi memperkuat produktivitas perdagangan tenun khas Bima ke depan.
Copyrights © 2026