Permintaan bahan bakar dengan oktan tinggi semakin meningkat dengan tujuan untuk menaikkan performa mesin. Hal ini mendorong pembuatan bioaditif berupa octane booster untuk membantu meningkatkan angka oktan pada bahan bakar. Triasetin merupakan senyawa yang dapat digunakan sebagai peningkat angka oktan dan efisiensi pembakaran. Selain berasal dari bahan alami, triasetin dapat terurai secara alami tanpa meninggalkan residu yang berbahaya, sehingga aman untuk mesin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses produksi triasetin dari asetilasi gliserol menggunakan katalis biomassa dan ZIF-8. Penelitian dilakukan dengan aktivasi karbon tempurung kelapa menggunakan asam sulfat, lalu dikalsinasi dengan furnace pada suhu 500°C selama 3 jam. Kemudian digunakan sebagai katalis pada reaksi asetilasi gliserol pada suhu 105°C, rasio mol reaktan 1:5, dan konsentrasi katalis 5%. Hasil terbaik dari reaksi asetilasi dengan katalis karbon aktif menunjukkan konversi sebesar 51,72%, yield produk 58,47%, dan selektivitas terhadap triasetin sebesar 0,47%. Uji aplikasi triasetin sebagai bioaditif bahan bakar menunjukkan peningkatan angka oktan sebesar 17,021%, penurunan kadar CO sebesar 74,772%, serta peningkatan kadar CO2 dan O2 masing-masing sebesar 8% dan 3,704%. Hasil ini menunjukkan bahwa triasetin memiliki potensi yang baik sebagai bioaditif bahan bakar.
Copyrights © 2025