Dalam era kerja modern, batas antara kehidupan kerja dan pribadi semakin kabur sehingga berpotensi menurunkan kinerja dan kesejahteraan karyawan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh work-life balance, kepemimpinan, dan kompetensi pegawai terhadap kinerja karyawan pada PT PLN (Persero) UP3 Lahat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Seluruh populasi sebanyak 120 pegawai dijadikan sampel melalui metode sensus. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance, kepemimpinan, dan kompetensi pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan variasi kinerja sebesar 66,3%. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan perusahaan yang mendukung keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi, penerapan kepemimpinan yang efektif, serta program pelatihan dan pengembangan kompetensi yang berkelanjutan. Secara praktis, hasil penelitian dapat menjadi dasar penyusunan strategi peningkatan kinerja berbasis kesejahteraan karyawan, sedangkan secara teoritis berkontribusi memperkaya literatur manajemen sumber daya manusia di sektor pelayanan publik.
Copyrights © 2026