Laporan keuangan berfungsi sebagai sarana komunikasi utama bagi para pemangku kepentingan dalam mengevaluasi kinerja serta posisi keuangan perusahaan. Pada sektor properti, laporan keuangan memiliki tingkat kerentanan yang relatif tinggi terhadap kesalahan penyajian dan praktik kecurangan, yang dipicu oleh tekanan pencapaian target keuangan serta lemahnya sistem pengawasan. Oleh karena itu, kualitas laporan keuangan menjadi aspek yang sangat penting untuk diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknologi informasi dan pengawasan keuangan terhadap kualitas laporan keuangan pada perusahaan properti yang beroperasi di Kabupaten Subang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran (mixed methods), dengan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner dan pendekatan kualitatif melalui wawancara. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 100 karyawan yang berasal dari empat perusahaan properti. Data kuantitatif dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS, yang diawali dengan pengujian validitas, reliabilitas, serta asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan, demikian pula pengawasan keuangan yang memiliki pengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel tersebut mampu menjelaskan sebesar 79,2% variasi dalam kualitas laporan keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan teknologi informasi secara optimal yang didukung oleh pengawasan keuangan yang efektif dan terintegrasi berperan penting dalam meningkatkan tingkat akurasi, transparansi, dan keandalan laporan keuangan pada perusahaan properti.
Copyrights © 2026