Akad Qardh dan Efektivitas Peningkatan usaha merupakan dua aspek penting dalam memberikan pengalaman positif kepada nasabah. yang efektif dan efisien yang dapat membantu meningkatkan kepuasan nasabah serta kemajuan dalam berusaha. Namun, dalam konteks BMT NU, masih diperlukan analisis yang mendalam terkait akad Qardh terhadap efektivitas peningkatan usaha. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 20 orang responden. Tahap selanjutnya, data kuesioner dianalisis dengan regresi linier sederhana yang berfungsi untuk membuktikan hipotesis penelitian. Data-data yang telah memenuhi uji validitas, uji reliabilitas dan uji asumsi klasik kemudian diolah sehingga menghasilkan persamaan regresi sebagai berikut. Nilai uji T sebesar 0.518, yang lebih besar dari taraf signifikan 0.05. Artinya, secara statistik, akad qardh belum mampu memberikan kontribusi yang berarti dalam meningkatkan usaha responden dalam penelitian ini. Pengujian hipotesis menggunakan uji T menunjukkan bahwa variabel X (Akad Qardh) berpengaruh negatif yang tidak signifikan terhadap variabel Y (efektivitas peningkatan usaha). Angka Adjusted R Square sebesar nilai Adjusted R Square yang negatif (-0.031) mengindikasikan bahwa model regresi ini kurang tepat digunakan untuk memprediksi peningkatan usaha hanya dengan menggunakan Akad Qardh sebagai prediktor Tunggal.
Copyrights © 2025