Kemajuan teknologi telah mendorong transisi pembayaran manual ke digital, di mana Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS menjadi instrumen penting dalam ekosistem mata uang digital di Indonesia. Efisiensi, kemudahan, dan keamanan yang ditawarkan QRIS diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji secara empiris pengaruh parsial dan simultan dari variabel Kepercayaan (X1) dan Kepuasan (X2) terhadap Keputusan menggunakan QRIS (Y) di era pembayaran digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah konsumen yang menggunakan QRIS di berbagai industri di Jawa Tengah. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari sekitar 100 responden dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Uji hipotesis dilakukan dengan uji t dan uji F. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa secara parsial, variabel Kepercayaan (X1) berpengaruh signifikan terhadap Keputusan menggunakan QRIS (Y), dibuktikan dengan t hitung 6,380 > t tabel 1,669 dan signifikansi 0,001 ≤ 0,05. Secara parsial, variabel Kepuasan (X2) berpengaruh signifikan terhadap Keputusan menggunakan QRIS (Y), dibuktikan dengan t hitung 4,372 > t tabel 1,669 dan signifikansi 0,001 ≤ 0,05. Hasil analisis regresi linear berganda {Y = 0,653 + 0,562 X1 + 0,385 X2} menunjukkan bahwa kedua variabel secara simultan dan positif memengaruhi Keputusan menggunakan QRIS. Kepercayaan memiliki pengaruh yang lebih dominan dengan koefisien 0,562 dibandingkan Kepuasan dengan koefisien 0,385 dalam meningkatkan loyalitas. Kata kunci: QRIS, Kepercayaan, Kepuasan Pelanggan, Pembayaran Digital.
Copyrights © 2025