Akuntansi hijau (Green accounting) berkembang dikarenakan akuntansi konvensional dinilai belum mampu menggambarkan dengan utuh efek dari lingkungan dan sosial dari kegiatan ekonomi.artikel ini membahas penerapan green accounting dalam mendukung pencapaian sustainable development goals(SDGs) dengan merumuskan temuan dari 30 jurnal nasional dan internasional yang baru baru di publis 2023-2025. Ada metode yang di pakai yaitu studi literature sistematis dengan pendekatan kualitatif deskriptif.hasil kajian di gunakan sebagai penerapan akuntansi hijau yang sangat penting untuk keterbukaan dan tanggung jawab lingkungan, memperbaiki mutu laporan sustainability,dan memajukan kualitas kinerja serta legitimasi prusahaan, baik pada bidang swasta maupun publik. Akuntansi hijau juga memberikan bukti dampak positif terhadap kinerja keuangan dan keberlangsungan keuntungan perusahaan jangka panjang. Meskipun begitu, pengaplikasian masih terdapat beberapa kendala, seperti aturan belum memadai, biaya yang tinggi, keterbatasan keterampian sdm. Dengan karna itu, diperlukan dukungan kebijakan yang terintegrasi, penguatan pembuktian ESG, serta mengenbangkan konsep akuntansi lingkungan agar lebih inovatif agar terwujudnya SDGs dapat terwujud secara keberlangsungan.
Copyrights © 2025