Jurnal Silva Tropika
Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Silva Tropika

Identifikasi Degradasi Tutupan Lahan dan Kerapatan Vegetasi di Kabupaten Murung Raya Melalui Algoritma NDVI: Identification of Land Cover Degradation and Vegetation Density in Murung Raya Regency Using the NDVI Algorithm

Mangga, Anggy Septrya (Unknown)
Santosa, Sigit Heru Murti Budi (Unknown)
Setiawan, Bakti (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2025

Abstract

ABSTRACT As a strategic upstream area of the Barito River, Murung Raya Regency currently faces serious environmental challenges due to massive land clearing and development activities. This study aims to analyze the condition and density of vegetation in Murung Raya Regency using the Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) from 2023 Landsat 8 satellite imagery. The results show that the total study area is 20,211.68 Ha, which is heavily dominated by Non-Vegetation (44.19%) and Very Low Vegetation (44.18%) classes, totaling 17,864.54 Ha or 88.39% of the total area. Spatially, these low NDVI values strongly correlate with bareland, infrastructure networks, and land clearing activities. Meanwhile, high-density forest only accounts for 8.84%, primarily in the northern region. These findings emphasize the urgent need for spatial planning policy evaluation and forest area protection in the upstream to ensure the sustainability of ecological functions in the future.   Keywords: NDVI, Murung Raya, Vegetation Density, Landsat 8, Environmental Degradation.   ABSTRAK Sebagai wilayah hulu Sungai Barito yang strategis, Kabupaten Murung Raya saat ini menghadapi tantangan serius berupa degradasi lingkungan akibat aktivitas pembangunan dan pembukaan lahan yang masif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi dan kerapatan vegetasi di Kabupaten Murung Raya menggunakan indeks vegetasi Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) melalui citra satelit Landsat 8 tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total luas wilayah studi adalah 20.211,68 Ha, yang didominasi secara masif oleh kelas Non-Vegetasi (44,19%) dan Vegetasi Sangat Rendah (44,18%), dengan total akumulasi mencapai 17.864,54 Ha atau 88,39% dari luas wilayah. Secara spasial, rendahnya nilai NDVI ini berkorelasi kuat dengan keberadaan area terbuka (bareland), jaringan infrastruktur, dan aktivitas pembukaan lahan (land clearing). Sementara itu, hutan dengan kerapatan tajuk tinggi hanya tersisa 8,84%, terutama di wilayah utara. Temuan ini menegaskan urgensi perlunya evaluasi kebijakan tata ruang dan perlindungan kawasan hutan di hulu untuk menjamin keberlanjutan fungsi ekologis di masa depan. Kata Kunci: NDVI, Murung Raya, Kerapatan Vegetasi, Landsat 8, Degradasi Lingkungan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

STP

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

The tropical forest has a unique feature. Its biological and ecological diversity relies on a very complex and interrelated system. Managing the forest sustainably required a wide application in multiple scientific disciplines. Jurnal Silva Tropika is a periodic scientific article and conceptual ...