Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain rendahnya pemahaman masyarakat mengenai keluarga berencana (KB) dan pemenuhan gizi anak, terutama sumber protein hewani. Desa Betania Kabupaten Poso merupakan salah satu wilayah dengan kasus balita stunting yang memerlukan upaya intervensi edukatif berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam pencegahan dan penanganan stunting melalui edukasi keluarga berencana dan intervensi nutrisi sumber protein hewani. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan edukatif dan diskusi interaktif, disertai pemberian intervensi nutrisi protein hewani kepada balita stunting dengan melibatkan pasangan usia subur, keluarga balita stunting, dan kader posyandu. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengukuran tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan responden, di mana sebelum penyuluhan sebanyak 24 responden (77,5%) memiliki pengetahuan rendah tentang KB dan hanya 7 responden (22,5%) memiliki pengetahuan tinggi. Setelah penyuluhan, jumlah responden dengan pengetahuan tinggi meningkat menjadi 26 responden (83,8%), sedangkan responden dengan pengetahuan rendah menurun menjadi 5 responden (16,2%). Kegiatan ini memberikan kontribusi sebagai upaya promotif dan preventif berbasis komunitas dalam mendukung pencegahan dan penanganan stunting
Copyrights © 2025