Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tekanan kompaksi dan suhu sintering terhadap keausan dan kekerasan green body berbahan dasar campuran logam tembaga (Cu), besi (Fe), silikon (Si), dan nikel (Ni). Green body dibuat melalui proses metalurgi serbuk dengan tekanan kompaksi 1178 MPa dan suhu sintering 700°C. Pengujian dilakukan untuk mengukur tingkat keausan menggunakan metode Universal Wear Testing dan kekerasan menggunakan metode Brinell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan tekanan kompaksi dan suhu sintering berpengaruh signifikan terhadap sifat mekanik green body. Nilai keausan rata-rata spesimen yang diuji adalah 0,0000318 mm³/kg.m, sementara kekerasan rata-rata mencapai 31,84 BHN. Hal ini mengindikasikan bahwa material memiliki ketahanan aus yang baik dan kekerasan yang memadai untuk aplikasi industri. Korelasi antara kekerasan dan keausan juga menunjukkan bahwa material dengan kekerasan yang lebih tinggi cenderung lebih tahan terhadap keausan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan material green body dengan sifat mekanik yang optimal, yang diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas produk berbasis logam komposit di industri.
Copyrights © 2025