Bahan bakar gas LPG merupakan sumber energi penting dalam kehidupan seharihari, khususnya di rumah tangga dan industri kecil. Namun, risiko kebocoran gas LPG dapatmenyebabkan bencana serius, seperti kebakaran yang mengancam keselamatan jiwa danharta benda. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistempendeteksi kebocoran gas LPG serta penanggulangan kebakaran berbasis Internet of Things(IoT). Dengan memanfaatkan teknologi modern, sistem ini diharapkan dapat memberikansolusi yang inovatif dalam deteksi dini kebocoran gas. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah pendekatan eksperimental, di mana pengujian dilakukan menggunakansensor MQ2 untuk mendeteksi gas dan flame detector untuk mendeteksi adanya api. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa sensor MQ2 mampu mendeteksi konsentrasi gas hingga2147 ppm pada jarak 5 cm, yang menunjukkan sensitivitas tinggi sensor ini terhadap gasLPG. Selain itu, sensor api efektif dalam mendeteksi api hingga jarak 30 cm, memberikanrespons yang cepat terhadap potensi kebakaran. Sistem ini juga berhasil mengirimkannotifikasi real-time melalui aplikasi Telegram, yang memungkinkan pengguna untukmenerima informasi langsung mengenai kondisi kebocoran gas atau keberadaan api. Fiturnotifikasi ini meningkatkan responsibilitas pengguna terhadap potensi bahaya danmemungkinkan tindakan pencegahan yang cepat dan tepat. Dengan penerapan sistem ini,diharapkan keselamatan pengguna dapat meningkat dan risiko kebakaran akibat kebocorangas dapat diminimalkan. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi teknologi IoTdalam sistem keamanan rumah, serta memberikan rekomendasi untuk pengembangan lebihlanjut dalam penelitian yang berfokus pada peningkatan akurasi dan keandalan deteksi.Dengan demikian, sistem ini tidak hanya berfungsi sebagai alat deteksi, tetapi juga sebagaisolusi komprehensif untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan di lingkungan rumahtangga maupun industri.
Copyrights © 2025