Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode latihan drill terhadap ketepatan servis pada atlet sepaktakraw di Club Assemblers Sepak Takraw Clust (ASTAC) Kota Payakumbuh. Masalah utama yang ditemukan di lapangan adalah rendahnya akurasi servis atlet, ditandai dengan seringnya bola gagal melewati net, keluar lapangan, maupun tidak tepat sasaran sehingga berdampak pada rendahnya perolehan poin saat pertandingan. Metode latihan yang kurang bervariasi serta program latihan yang belum terstruktur turut memengaruhi rendahnya keterampilan servis atlet. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian sebanyak 30 atlet, sedangkan sampel berjumlah 7 atlet yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes ketepatan servis, dan analisis data menggunakan uji t pada taraf signifikansi ɑ = 0,05 serta uji normalitas Liliefors. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan servis yang signifikan setelah penerapan metode latihan drill. Rata-rata nilai pre-test sebesar 9,6 meningkat menjadi 14,4 pada post-test. Hasil uji t menunjukkan thitung 3,17 > ttabel 1,943, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode latihan drill berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan ketepatan servis atlet sepaktakraw ASTAC Kota Payakumbuh.
Copyrights © 2026