Jurnal AgroBiogen
Vol 12, No 1 (2016): Juni

Pola Segregasi Ketahanan Populasi F2 Padi Ciherang/Swarnalata terhadap Wereng Batang Cokelat

Slamet Slamet (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian, Jalan Tentara Pelajar 3A Bogor 16111)
Ahmad Warsun (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian, Jalan Tentara Pelajar 3A Bogor 16111)



Article Info

Publish Date
13 Feb 2018

Abstract

Wereng batang cokelat (WBC, Nilaparvata lugens Stål) merupakan hama yang menurunkan produktivitas padi secarasignifikan di Indonesia. Penanaman varietas tahan merupakan cara yang mudah, murah, efektif, ramah lingkungan, dansesuai dengan konsep pengendalian hama terpadu sehingga pemulia berupaya mengembangkan varietas tahan WBC.Penelitian bertujuan menguji ketahanan varietas padi untuk pemilihan calon tetua persilangan, menguji metode evaluasiketahanan terhadap WBC pada individu tanaman untuk melengkapi metode yang telah ada, dan mempelajari segregasipopulasi persilangan dari tetua terpilih. Penapisan ketahanan dua belas varietas padi diferensial dan unggul menggunakanteknik skrining massal baku dalam bak benih menunjukkan bahwa Ciherang/Swarnalata secara berurutan konsisten rentandan tahan terhadap WBC populasi Klaten (Jawa Tengah) dan Banyuwangi (Jawa Timur) sehingga dipilih sebagai tetuapersilangan. Metode evaluasi ketahanan tanaman yang ditanam dan diinfestasi dengan nimfa WBC secara individual pada tigapopulasi simulasi persilangan Ciherang/Swarnalata berhasil menentukan pola segregasi ketahanan pada populasi tersebutsesuai dengan komposisi campuran benih tahan dan rentan, yaitu 3 : 1 atau 1 : 3 dengan asumsi pola pewarisan secaraberurutan monohibrid dominan atau resesif pada F2 dan komposisi 1 : 1 dengan asumsi pola pewarisan dominan pada BC1F2.Evaluasi ketahanan 125 tanaman F2 hasil persilangan Ciherang/Swarnalata terhadap WBC populasi Klaten menggunakanteknik pengujian secara individual menunjukkan bahwa tanaman populasi tersebut bersegregasi dengan rasio 3 : 1 yangmenunjukkan bahwa ketahanan varietas Swarnalata dikendalikan oleh satu gen mayor yang bersifat dominan penuh.Tanaman F2 yang tahan perlu dideteksi dengan marka molekuler untuk memastikan adanya introgresi gen ketahanan daritetua donor dan diuji ketahanannya pada generasi lanjut.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

JAB

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal AgroBiogen memuat artikel primer dan sekunder hasil penelitian bioteknologi dan sumberdaya genetik tanaman, serangga, dan mikroba pertanian. Jurnal ini diterbitkan tiga kali setahun pada bulan April, Agustus dan Oktober oleh Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya ...