Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemandirian keuangan daerah, menganalisis efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta menilai efisiensi belanja daerah Pemerintah Kabupaten Jayapura selama periode tahun 2020–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode 2020–2023, kinerja APBD Kabupaten Jayapura masih menghadapi permasalahan struktural dalam pengelolaan keuangan daerah. Tingkat kemandirian keuangan daerah tergolong sangat rendah, dengan rasio kemandirian berada pada kisaran 9,0% hingga 14,0%, yang mengindikasikan tingginya ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Efektivitas PAD juga menunjukkan kinerja yang belum optimal, dengan rasio efektivitas berada dalam rentang 73,2% hingga 88,3% dan sebagian besar dikategorikan tidak efektif, meskipun pada tahun 2022 capaian mendekati kategori cukup efektif. Sementara itu, efisiensi belanja daerah menunjukkan tren penurunan, dari kategori efisien pada tahun 2020 menjadi tidak efisien pada tahun 2022 dan 2023, dengan rasio efisiensi berkisar antara 78% hingga 100%. Temuan ini menunjukkan perlunya upaya strategis dalam meningkatkan kemandirian fiskal, optimalisasi PAD, serta perbaikan pengelolaan belanja daerah guna mendukung keberlanjutan keuangan dan pelaksanaan otonomi daerah di Kabupaten Jayapura.
Copyrights © 2026