Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar. Ibu balita memiliki peran penting dalam menyiapkan hidangan bergizi terutama keluarga yang memiliki balita. Pengetahuan ibu yang baik tentang gizi, pasti akan diterapkan dalam setiap hidangan yang akan mereka konsumsi setiap hari agar kebutuhan gizi terpenuhi. Kader posyandu berperan sebagai motivator kesehatan dan penyuluh kesehatan dan mampu melakukan penimbangan dan penyuluhan gizi. Mengingat kader posyandu adalah orang yang sangat dekat dengan masyarakat termasuk ibu balita, maka penting untuk melakukan pemberdayaan kader dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu balita dan kader mengenai asupan gizi balita serta meningkatkan keterampilan kader dalam melakukan pengukuran berat badan dan Tinggi Badan balita , sesuai dengan standar dalam KMS. Penyuluhan dan pelatihan serta pendampingan kader posyandu dilaksanakan pada kegiatan ini, Terjadi peningkatan rerata pengetahuan kader dan ibu balita tentang gizi balita sebanyak 24,5 poin dan seluruh kader mampu melakukan pengukuran BB (Berat Badan) dan TB (Tinggi Badan) balita serta mencatatnya di KMS. Disarankan agar ibu balita melakukan pemenuhan gizi balita dengan didampingi kader dan dievaluasi oleh bidan desa setempat dalam upaya pencegahan balita stunting
Copyrights © 2025