Background: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a serious public health problem in Indonesia. The crowded, closed, and dormitory environments of Islamic boarding schools (pesantren) make students vulnerable to dengue fever transmission. Health education is considered an important prevention strategy, but scientific evidence specifically assessing its effectiveness in the student population is limited. Purpose: To analyze and synthesize scientific evidence regarding the effectiveness of health education in improving knowledge and behavior of dengue fever prevention among students at Islamic boarding schools. Method: The study was conducted using a narrative systematic literature review. Articles were searched through Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, and the Garuda Portal databases using keywords related to health education, dengue fever, knowledge, behavior, students, and Islamic boarding schools. Results: Health education consistently effectively increased knowledge and behaviors related to dengue fever prevention among Islamic boarding school students. Higher effectiveness was found with interactive methods, the use of audiovisual media, and hands-on approaches such as demonstrations of ovitrap construction. Audiovisual media proved more effective than conventional lectures in increasing knowledge. Increased knowledge was associated with tangible behavioral changes, particularly increased mosquito nest eradication (PSN) activities. Conclusion: Health education is an effective intervention in increasing knowledge and behaviors related to dengue fever prevention among Islamic boarding school students. Keywords: Behavior; Dengue Hemorrhagic Fever; Health Education; Knowledge. Pendahuluan: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Lingkungan pesantren yang padat, tertutup, dan berasrama menjadikan santri kelompok yang rentan terhadap penularan DBD. Penyuluhan kesehatan dipandang sebagai strategi penting dalam pencegahan, namun bukti ilmiah yang secara khusus menilai efektivitasnya pada populasi santri masih terbatas. Tujuan: Untuk menganalisis dan mensintesis bukti ilmiah mengenai efektivitas penyuluhan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan DBD pada santri di pesantren. Metode: Penelitian dilakukan dengan metode tinjauan literatur sistematis naratif. Pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan Portal Garuda menggunakan kata kunci terkait penyuluhan kesehatan, DBD, pengetahuan, perilaku, santri, dan pesantren. Hasil: Penyuluhan kesehatan secara konsisten efektif meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan DBD pada santri. Efektivitas lebih tinggi ditemukan pada metode interaktif, penggunaan media audiovisual, serta pendekatan praktik langsung seperti demonstrasi pembuatan ovitrap. Media audiovisual terbukti lebih efektif dibandingkan ceramah konvensional dalam meningkatkan pengetahuan. Peningkatan pengetahuan berhubungan dengan perubahan perilaku nyata, khususnya peningkatan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Simpulan: Penyuluhan kesehatan merupakan intervensi efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan DBD pada santri. Kata Kunci: Demam Berdarah Dengue; Penyuluhan Kesehatan; Pengetahuan; Perilaku.
Copyrights © 2026