Pendahuluan: Masa transisi dari sekolah dasar ke sekolah menengah merupakan salah satu fase kritis yang penuh tantangan karena siswa harus menghadapi perubahan lingkungan belajar, pola interaksi sosial yang berbeda, serta tuntutan akademik yang lebih tinggi yang dipengaruhi oleh beberapa faktor. Tujuan: Mengetahui hubungan antara dukungan orang tua dengan kemampuan adaptasi siswa baru kelas VII di SMP Negeri 3 Secang Magelang. Metode: Desain studi korelasional dengan pendekatan cross sectional. Lokasi di SMP N 3 Secang Magelang pada bulan Juli – September tahun 2025. Sampel penelitian dengan total sampling sebanyak 74 siswa kelas VII. Kemampuan adaptasi diukur dengan kuisioner Student Adaptation to College Questionnaire (SACQ) dan dukungan orang tua diukur dengan kuisioner Perceived Parental Academic Support Scale (PPASS). Data dianalisis menggunakan rank spearmen. Hasil: Terdapat hubungan antara dukungan orang tua dengan kemampuan adaptasi siswa baru kelas VII di SMP Negeri III Secang Magelang dengan nilai koefisien korelasi (Spearman’s rho) sebesar 0,426 dengan nilai signifikansi p< 0,001. Simpulan: Dukungan orang tua sangat bermanfaat dalam membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah baru, sehingga diperlukan kerja sama yang berkelanjutan antara sekolah dan orang tua melalui komunikasi rutin dan program pendampingan, dukungan emosional serta praktis yang konsisten dari orang tua, keaktifan siswa dalam memanfaatkan dukungan tersebut, dan pengembangan penelitian selanjutnya dengan menambahkan variabel lain agar pemahaman tentang kemampuan adaptasi siswa menjadi lebih komprehensif.
Copyrights © 2026