AbstrakPlastik merupakan material yang telah menjadi bagian integral dari kehidupan manusia modern, namun juga menjadi sumber utama pencemaran lingkungan karena rendahnya tingkat daur ulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendekatan artistik dalam pengelolaan limbah plastik melalui studi kasus program Operasi Plastik di Jayapura, Papua. Program ini memadukan edukasi kreatif dengan praktik langsung dalam mengubah limbah plastik jenis HDPE dan LDPE menjadi produk bernilai guna dan estetika seperti tas, dompet, tatakan gelas, dan alas laptop. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi lapangan, observasi partisipatif, dan wawancara terhadap fasilitator serta peserta kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis seni efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan mendorong partisipasi aktif masyarakat, khususnya generasi muda, dalam pengelolaan sampah plastik. Temuan ini sejalan dengan hasil studi terdahulu yang menekankan pentingnya keterlibatan komunitas dan pendekatan kreatif dalam upaya pengurangan limbah serta pemberdayaan ekonomi lokal. Selain memberikan dampak edukatif dan sosial, kegiatan ini juga berpotensi dikembangkan sebagai model ekonomi sirkular berbasis komunitas. Penelitian ini merekomendasikan integrasi
Copyrights © 2025