Dalam proses pembelajaran pelatihan peran fasilitator sangat penting dalam menyiapkan, menyusun dan memprogram proses pembelajaran. Kondisi pembelajaran pelatihan pengadaan barang jasa tingkat dasar yang selama ini dominan dilakukan dengan metode ceramah sehingga berpusat pada fasilitator (teacher centered), dan peserta pelatihan cenderung bersikap pasif sehingga proses pembelajaran kurang melibatkan peran peserta pelatihan dalam kegiatan pembelajaran. Dalam upaya untuk membantu memecahkan permasalahkan tersebut diatas, maka dilakukanlah penelitian ini dengan tujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil pembelajaran pelatihan barang jasa (PBJ) tingkat dasar pada Pusat Pengembangan SDM Aparatur Perhubungan (PPSDMAP). Hasilnya adalah model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh secara signifikan terhadap hasil pembelajaran peserta pelatihan pengadaan barang dan jasa tingkat dasar pada Pusat Pengembangan SDM Aparatur Perhubungan dengan nilai F- hitung > F-tabel atau 4,420 > 4,01 dan nilai sig. 0,043 < 0,050. Untuk itu hendaknya fasilitator menerapkan model pembelajaran ini, tanpa mengesampingkan model pembelajaran yang lain sebagai penunjang dalam kegiatan pembelajaran.
Copyrights © 2022