PT Matahari Department Store Tbk merupakan salah satu perusahaan ritel terbesar di Indonesia dan memiliki kontribusi penting bagi perekonomian nasional. Seiring meningkatnya tingkat persaingan di sektor ritel, perusahaan dihadapkan pada berbagai tantangan terkait pengelolaan keuangannya. Karena itu, memahami faktor-faktor yang berpotensi memicu financial distress menjadi hal yang krusial untuk menjaga keberlanjutan usaha serta stabilitas Perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh current ratio (CR), return on assets (ROA), dan debt to equity ratio (DER) terhadap financial distress pada PT. Matahari Departement Store, Tbk tahun 2018 – 2025. Metode penelitian yang digunakan yakni teknik non-probability sampling melalui metode purposive sampling, yaitu penentuan sampel berdasarkan kriteria dan pertimbangan tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian, yang kemudian pengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak IBM SPSS versi 27. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa current ratio (CR) dan return on assets (ROA) secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap financial distress, sedangkan debt to equit ratio (DER) tidak bepengaruh signifikan terhadap financial distress. Namun ketiga variabel bebas dalam penelitian ini, yakni current ratio (CR), return on assets (ROA), dan debt to equity ratio (DER) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap financial distress
Copyrights © 2026