Tambak Beras merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Desa ini terkenal dengan aktivitas budidaya ikan dan udang. Saat ini, desa tersebut sedang mengalami kemajuan dengan adanya berbagai proyek pembangunan seperti gudang dan pabrik. Namun, sifat tanah lempung di daerah ini membuatnya kurang ideal untuk pembangunan. Oleh karena itu, diperlukan teknik untuk menstabilkan tanah agar dapat meningkatkan kekuatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penggunaan kulit udang dalam proses stabilisasi tanah lempung terkait peningkatan daya dukung geser tanah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan statistik serta pengujian di laboratorium pada sampel yang diambil. Tanah asli menunjukkan nilai kohesi sebesar 7,366 kPa dan sudut geser 7,139°. Dengan penambahan 5% kulit udang, nilai kohesi meningkat menjadi 9,952 kPa dan sudut geser menjadi 9,564°. Ketika ditambahkan 10%, kohesi mencapai 11,223 kPa dan sudut geser menjadi 11,365°. Namun, dengan penambahan 15% kulit udang, nilai kohesi turun menjadi 8,920 kPa dan sudut geser berkurang menjadi 8,978°.
Copyrights © 2025