Penelitian ini membahas pengaruh pengelolaan dan pengembangan Wisata Alam Situ Gede Tasikmalaya terhadap minat wisatawan. Situ Gede memiliki potensi besar sebagai destinasi unggulan dengan keindahan danau alami seluas 47 hektar yang dikelilingi hutan pinus serta nilai konservasi tinggi. Namun, hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa pengelolaan yang belum optimal menimbulkan berbagai kendala, seperti infrastruktur dan fasilitas penunjang yang rusak dan minim, kualitas layanan rendah, serta pengelolaan lingkungan yang tidak efektif. Renovasi bangunan baru justru menimbulkan konflik sosial-ekonomi, dianggap sebagai “bangunan non-fungsi” oleh masyarakat, dan tidak selaras dengan pemberdayaan ekonomi lokal. Ketidakjelasan regulasi antara pengelola lokal dan provinsi memperburuk kondisi, sehingga berdampak pada penurunan jumlah pengunjung, kerugian usaha lokal, serta meningkatnya risiko keamanan. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara purposive sampling terhadap wisatawan, masyarakat sekitar, dan pengelola, penelitian ini menyimpulkan bahwa potensi besar Situ Gede belum dimanfaatkan secara optimal. Kurangnya strategi pengelolaan yang terencana dan berkelanjutan menjadi faktor utama menurunnya daya tarik wisatawan.
Copyrights © 2025