Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis persepsi wisatawan terhadap kualitas Aksesibilitas di Destinasi Wisata Curug Jami, sebagai data penting untuk pengembangan pariwisata berbasis masyarakat (CBT). Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode survei dan purposive sampling terhadap 20 responden, penelitian ini fokus pada pemetaan persepsi pengguna langsung. Hasil menunjukkan adanya diskrepansi antara Aksesibilitas Makro (jalan utama) yang dinilai baik dan Aksesibilitas Mikro (jalan menuju lokasi) yang dinilai kritis. Secara konsisten, wisatawan menyuarakan ketidakpuasan mendalam terhadap kondisi jalan sekunder yang dinilai sempit dan tidak rata, serta minimnya penerangan. Selain itu, kendala fundamental juga terletak pada kapasitas parkir yang sangat terbatas dan tata kelola yang tidak terorganisir, yang menjadi penghambat serius bagi pengalaman kunjungan. Kesenjangan layanan ini merupakan validasi empiris atas kendala infrastruktur. Oleh karena itu, studi ini merekomendasikan prioritas mendesak pada perbaikan infrastruktur mikro, khususnya jalan sekunder dan area parkir, sebagai landasan strategis pengembangan Curug Jami yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025