Insfeksi saluran napas akut (ISPA) menjadi penyebab angka kesakitan tertinggi dan penyebab kematian utama pada anak terutama pada anak balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan kejadian ISPA pada anak balita di Puskesmas Sampara. Penelitian ini merupakan penelitian survei analaitik dengan desain case control study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita yang dan tercatat sebagai penderita ISPA dan non ISPA yang ada di Puskesmas Sampara. Pengambilan dilakukan dengan teknik non probabiliti sampel yaitu dengan teknik total sampel yaitu sebanyak 68 orang penderita ISPA, dengan perbandingan antara sampel kasus dan sampel kontrol adalah 1 : 1 sehingga jumlah sampel secara keseluruhan adalah 136. Sampel kasus diambil berdasar data pada medikan medikal rekord dan sampel kontrol merupakan tetangga terdekat dari kaus. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji chi square dengan α = 95%. Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa riwayat BBLR (ρ= 0,485 & OR=0,736, CI: 0,37-1,464); ,imunisasi dasar (P= 0,001 & OR = 5,435, CI:2,606-11,353); dan riwayat ASI ekslusif (P= 0,001 & OR = 6,359 CI : 2,996-13,496). Dapat disimpulkan bahwa riwayat imunisasi dasar dan riwayat ASI Eklusif berhubungan dan merupakan determinan terjadinya ISPA pada balita. Sedangkan riwayat BBLR tidak berhubungan dan bukan merupakan faktor risiko terjadi ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Sampara.
Copyrights © 2025