Bunuh diri merupakan salah satu penyebab utama kematian pada kelompok usia muda, dan berbagai determinannya masih kurang dipahami dalam konteks Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan upaya pencegahan bunuh diri pada kelompok usia 15–29 tahun di Provinsi Gorontalo. Menggunakan penelitian kuantitatif desain cross sectional study dengan 351 responden yang dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstandar dan dianalisis menggunakan uji korelasi serta regresi logistik untuk mengidentifikasi variabel yang berhubungan dengan upaya pencegahan bunuh diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan, akses layanan kesehatan, tingkat tekanan akademik/pekerjaan, dan kondisi lingkungan memiliki hubungan signifikan dengan upaya pencegahan bunuh diri (p < 0,001). Analisis multivariat menunjukkan bahwa pengetahuan remaja merupakan prediktor paling kuat. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi peningkatan literasi kesehatan mental sebagai strategi pencegahan bunuh diri di kalangan remaja dan dewasa muda.
Copyrights © 2025