Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang prevalensinya meningkat pada kelompok lanjut usia dan berpotensi menurunkan kualitas hidup melalui dampak fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan. Namun, informasi mengenai distribusi kualitas hidup lansia dengan diabetes melitus di pelayanan kesehatan primer masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas hidup lansia penderita diabetes melitus berdasarkan domain WHOQOL-BREF di Puskesmas Kartasura. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 91 responden dipilih melalui teknik purposive sampling dari populasi lansia penderita diabetes melitus. Kualitas hidup diukur menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF yang telah tervalidasi dan reliabel. Analisis data dilakukan secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berada pada kategori kualitas hidup sedang (44,0%), diikuti kategori baik (30,8%), buruk (23,1%), dan sangat baik (2,2%). Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas hidup lansia dengan diabetes melitus di Puskesmas Kartasura masih berada pada tingkat moderat, sehingga diperlukan intervensi promotif dan preventif yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup multidimensional.
Copyrights © 2025