Pengelolaan ketersediaan air merupakan aspek krusial dalam budidaya hidroponik, di mana keterlambatan pengisian tandon nutrisi dapat menyebabkan kerusakan pompa akibat dry running dan kematian tanaman. Saat ini, pemantauan manual dinilai tidak efisien dan rentan terhadap kelalaian manusia. Penelitian ini bertujuan merancang bangun sistem monitoring ketinggian dan volume air berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memberikan peringatan dini secara real-time. Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP8266 dan sensor ultrasonik waterproof AJ-SR04M yang tahan terhadap kelembapan tinggi. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental melalui tahapan perancangan perangkat keras, integrasi software Arduino IDE, dan antarmuka aplikasi Blynk. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu mengukur ketinggian air dengan tingkat akurasi rata-rata sebesar 99,15% dan selisih pembacaan (error) rata-rata sebesar 0,06 cm. Selain itu, sistem berhasil mengirimkan notifikasi otomatis ke smartphone pengguna ketika volume air terdeteksi di bawah batas aman 20%. Implementasi alat ini terbukti efektif mengatasi kelemahan sensor konvensional pada lingkungan lembap, meningkatkan efisiensi pemantauan, serta meminimalisir risiko kegagalan sistem irigasi pada pertanian hidroponik.
Copyrights © 2026