Sistem ujian berbasis komputer (Computer-Based Test / CBT) merupakan inovasi dalam bidang pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses evaluasi pembelajaran. Kualitas sistem CBT perlu dijaga melalui pengujian perangkat lunak yang sistematis guna memastikan seluruh fungsi berjalan sesuai kebutuhan pengguna. Penelitian ini menerapkan teknik Boundary Value Analysis (BVA) dan Equivalence Partitioning (EP) dalam kerangka kerja Software Testing Life Cycle (STLC) dengan pendekatan Black Box Testing. Pengujian dilakukan pada modul tambah peserta. Hasil pengujian menunjukkan bahwa teknik BVA efektif dalam mendeteksi kesalahan pada batas input, sedangkan EP mampu mengelompokkan data uji untuk mengidentifikasi input valid dan tidak valid. Nilai efektivitas pengujian menunjukkan bahwa kedua teknik ini dapat membantu mengukur kinerja fungsional sistem secara kuantitatif dan memastikan validasi sistem berjalan dengan benar.
Copyrights © 2026