Latar Belakang : Perawat kamar bedah memiliki kemahiran dan tanggung jawab dalam melakukan asuhan keperawatan, baik asuhan keperawatan pre operatif, intra operatif, maupun post operatif. Tugas dan tanggung jawab perawat kamar bedah dapat menyebabkan ketegangan dan kejenuhan dalam menghadapi pasien, teman sejawat, bahkan pimpinan. Metode : Dalam penelitian ini, peneliti akan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik total sampling dengan sampel 14 orang. Pengolahan dan analisa data menggunakan analisa bivariat dengan uji statistik Chi Square dan Kolmogorof-Smirnov dengan taraf signifikan α 0,05 dan CI 95 %. Hasil : Analisis hubungan antara budaya organisasi dengan tingkat stress kerja dengan menggunakan rumus Kolmogorof- Smirnov menunjukan nilai p = 0,002 < α 0,05, yang berarti bahwa ada hubungan yang signifikan antara Budaya Organisasi dengan Tingkat Stres Kerja di Kamar Bedah Rumah Sakit Mitra Plumbon Cirebon Tahun 2022. Analisis hubungan antara beban kerja dengan tingkat stress kerja dengan menggunakan rumus Chi Square menunjukan nilai p = 0,000 < α 0,05 dan nilai X2hitung 14.000 > X2tabel = 7.815, yang artinya ada hubungan yang signifikan antara Beban Kerja dengan Stres Kerja di Kamar Bedah Rumah Sakit Mitra Plumbon Cirebon Tahun 2022. Kesimpulan : Ada hubungan antara budaya organisasi dan beban dengan tingkat stres perawat kamar bedah Rumah Sakit Mitra Plumbon Cirebon tahun 2022.
Copyrights © 2022